Senin, 21 Januari 2013

Pemain Badminton Dunia


Lee Yong Dae (Korea Selatan)


Wang Lin-Second Injured (China)


Taufik Hidayat-Pater Gade (Denmark)

Yu  Yang (China)

LeeYong dae (KoreaSelatan)

Sung Ji Hyun

Saina Nehwal (India)

Wang Yihan (China)

Chen Long (China)

Eriko Hirose (Japan)

Bao Chun Lai (China)

Tan Wee Kiong (Malaysia)

Ma Jin (China)






Lin Dan Kembali Bulan Juni ?

Juara dunia dan juara Olimpiade asal Cina, Lin Dan, yang sedang memperpanjang liburan pasca melangsungkan pernikahan dengan Xie Xingfang bulan September lalu, kemungkinan baru akan kembali bertanding lagi di turnamen kompetitif pada bulan Juni mendatang, yaitu di Singapore dan Indonesia Open. Dengan demikian berarti dia akan absen di All England yang akan digelar pada tanggal 5-10 Maret.

Bintang Cina yang sudah pernah meraih hampir semua gelar utama yang diperebutkan dalam kancah perbulutangkisan dunia ini tercatat tidak pernah lagi tampil dalam satu turnamen kompetitif sejak dia berhasil mempertahankan medali emas di Olimpiade London tahun lalu.

Dengan peringkatnya saat ini yang anjlok ke urutan 13 dunia, maka dia tidak akan didenda seandainya absen di All England.

Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan Juara

(Kuala Lumpur, 20/1/2013) Pasangan ganda putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan berhasil mempersembahkan gelar bagi Indonesia dari turnamen Malaysia Open Super Series 2013 setelah menumbangkan wakil Korea, Lee Yong Dae/Ko Sung Hyun, 21-15, 21-13.

“Kunci kemenangan malam ini adalah kami bisa menerapkan pola permainan kami. Dengan lapangan yang banyak angin, pasangan Korea ini juga takut mengangkat bola” kata Hendra yang dijumpai setelah pertandingannya.

Pertandingan final ganda putra bisa dibilang cukup mengejutkan. Hendra/Ahsan yang tidak diunggulkan ternyata petang ini tampil begitu luar biasa. Diatas kertas, Lee/Ko jauh lebih diunggulkan, pasangan yang minggu lalu baru saja menjadi juara di Korea Open Super Series Premier 2013 ini merupakan pasangan rangking enam dunia, sementara Hendra/Ahsan jauh di posisi 66 dunia.

Lee/Ko yang tampaknya terkejut dengan permainan Hendra/Ahsan, tak dapat berbuat banyak sepanjang pertandingan, bahkan mereka tertinggal jauh 6-17 pada gim kedua. Pertahanan Lee/Ko yang biasanya solid, kali ini mampu dibelah Ahsan lewat smash-smash keras yang dihujankannya.

“Hendra banyak memberi umpan yang enak, saya hanya tinggal melakukan smash saja untuk mematikan bola” kata Ahsan.

Sementara itu Lee/Ko mengaku kesulitan menghadapi permainan depan Hendra/Ahsan. Keduanya juga tak dapat mempertahankan permainan saat memimpin di awal gim pertama, inilah yang dianggap fatal dan menjadi awal kekalahan mereka

“Pasangan Indonesia begitu bagus di depan net, mereka sepertinya sudah tahu kelemahan kami. Walaupun kami lebih diunggulkan, kami tidak pernah menganggap remeh Hendra/Ahsan, kami juga tidak tahu kekuatan mereka sejauh mana” ujar Lee.

Hendra/Ahsan yang minggu lalu harus menelan kekalahan pahit di babak pertama Korea Open Super Series Premier 2013 saat dikalahkan oleh junior Lee/Ko, Kim Ki Jung/Kim Sa Rang.

Hari ini membuktikan bahwa mereka mampu bersaing di jajaran elit ganda putra dunia. Dalam perjalanannya ke podium juara, perjalanan Hendra/Ahsan bisa dibilang mulus. Mereka tak kehilangan satu gim pun sejak babak pertama.

Berikut perjalanan Hendra/Ahsan menuju gelar juara di Malaysia Open Super Series 2013 :

Babak Pertama
Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan (INA) vs Mohd Razif Abdul Latif/Vountus Indra Mawan (MAS) 21-14, 21-14

Babak Kedua
Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan (INA) vs Angga Pratama/Rian Agung Saputro (7) (INA) 21-15, 21-10

Perempat Final
Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan (INA) vs Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa (2) (JPN) 21-18, 21-15

Semifinal
Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan (INA) vs Chai Biao/Liu Xiaolong (CHN) 21-12, 21-11

Final
Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan (INA) vs Lee Yong Dae/Ko Sung Hyun (6) (KOR) 21-15, 21-13


Salam Bulutangkis Indonesia!